4 Strategi Bisnis Online saat New Normal Dimulai

Senin, 16 November 2020, Oleh: writerpas admin



Pandemi virus corona telah membuat semua bidang kehidupan mengalami perubahan yang signifikan. Tidak terkecuali pada bisnis online. Penggiat di bidang ini harus berpikir kreatif untuk menciptakan berbagai inovasi dan menyesuaikan strategi bisnis online agar bisnis mereka tetap berjalan. Terlebih lagi, adanya pandemi ini membuat semua aktivitas di luar ruangan sangat dibatasi. Akibatnya, banyak kegiatan yang terhenti.

Strategi Bisnis Online saat New Normal


Meskipun pandemi ini belum berakhir sepenuhnya, pemerintah telah mulai  mengaktifkan beberapa sektor kegiatan secara perlahan-lahan, salah satunya adalah sektor perdagangan/jual-beli. Namun, kembalinya kegiatan ini atau yang dikenal dengan masa new normal tentu akan memiliki atmosfer yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus memiliki strategi bisnis online yang jitu untuk memulai kegiatan kembali.


1.    Variasikan Pemasaran
Pada umumnya, pemasaran bisnis online dilakukan hanya melalui satu media sosial atau melalui satu e-commerce. Padahal, banyak konsumen yang menggunakan lebih dari satu media sosial dan sering berselancar di internet. Hal ini tentu merupakan peluang yang besar untuk memasarkan produk. Misalnya, Anda dapat membuat suatu website yang digunakan khusus untuk kegiatan bisnis yang sedang ditekuni.


Untuk membuat website Anda semakin menarik, isilah dengan berbagai informasi seputar hal-hal yang berhubungan dengan bisnis yang ditawarkan agar konsumen tertarik untuk berlama-lama membacanya. Jika Anda tidak memiliki kemampuan dalam mengolah informasi, jasa penulis artikel dapat dimanfaatkan untuk membuat konten website agar lebih menarik pembaca ataupun calon konsumen.


2.    Meningkatkan Persentase Keuntungan
Memiliki persentase penjualan yang tinggi tentu akan membuat bisnis online akan tetap dapat hidup di tengah masa yang serba tidak pasti seperti sekarang ini. Oleh karena itu, strategi bisnis online dengan cara meningkatkan persentase penjualan perlu dilakukan. Berbagai aplikasi telah diciptakan untuk membantu para pebisnis online ataupun UMKM dalam menentukan hal ini dengan tepat.


Tentu saja, Anda tidak boleh menentukan persentase keuntungan terlalu besar ataupun terlalu kecil dan sebaiknya pilihlah angka yang tidak terlalu jauh dari harga pasaran yang ada. Hal ini penting untuk mencegah agar konsumen tidak lari ke tempat yang lain saat menemukan harga yang lebih murah dari tempat Anda. Oleh karena itu, menentukan persentase yang tepat perlu dilakukan bersama ahli pada bidang tersebut.


3.    Memperluas Area Penjualan
Area penjualan yang semakin luas tentu akan membuat bisnis Anda semakin tumbuh dan berkembang dengan baik. Tidak hanya area yang dekat dengan tempat Anda, sebisa mungkin bisnis Anda juga bisa menjangkau hingga ke luar pulau, bahkan ke luar negeri.


Memanfaatkan berbagai macam media sosial dan website penjualan yang menarik tentu akan mampu memperluas area penjualan dengan mudah. Selain itu, memperluas cakupan pengiriman barang dengan menggunakan berbagai macam jasa ekspedisi juga dapat mempercepat pengiriman. Hal ini akan membuat konsumen semakin nyaman untuk tetap berbisnis dengan Anda.


4.    Meningkatkan Pelayanan
Jika Anda sedang menggeluti bisnis secara online, memberikan respons yang cepat merupakan hal yang amat penting dilakukan sebagai strategi bisnis online yang jitu. Selain respons yang cepat, informasi yang jelas dan keramahtamahan Anda juga dapat membuat konsumen tertarik dan akan membeli kembali. Untuk itu, baik Anda sendiri ataupun admin pengelola perlu melakukan peningkatan pelayanan.


Tidak hanya itu, hal ini akan membuat toko Anda memiliki semakin banyak konsumen secara otomatis. Konsumen-konsumen yang merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan tentu secara sukarela akan membagikan informasi kepada orang lain saat membutuhkan barang-barang yang Anda jual. Oleh karena itu, meningkatkan pelayanan terhadap konsumen amat perlu dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Populer

Ada yang bisa kami bantu?
Copied..!