Artikel SEO: 12 Strategi Menulis Artikel SEO Anti Mainstream

Minggu, 10 Desember 2017

Artikel SEO: 12 Strategi Menulis Artikel SEO Anti Mainstream
Sumber: searchenginejournal.com

Mungkin jika Anda termasuk yang baru mengenal kata SEO, masih banyak hal yang perlu di pahami mengenai hal tersebut. Mulai dari definisi dan apa fungsinya di dunia Internet saat ini. Dari segi definisi SEO  / search engine optimization sendiri, mengacu pada proses pengoptimalan sebuah website / blog untuk mencari kata kunci melalui konten / artikel dengan topik tertentu yang banyak di cari di internet.

Jadi garis besar kesimpulannya, artikel SEO adalah artikel yang di buat berdasarkan kata kunci sesuai target pencarian tertentu untuk dapat menarik lalu litas yang ada di mesin pencarian / search engine. 

12 Cara yang Bisa Anda lakukan Untuk Membuat Artikel SEO


1. Lakukan riset kata kunci yang tepat

Langkah pertama ini mungkin sudah familiar di telinga anda, namun masih banyak yang tidak melakukannya dengan alasan bingung atau kesulitan. Jika Anda tidak bisa atau belum mampu untuk menghasilkan kata kunci yang lebih spesifik atau dengan pencarian tertentu. Maka cukup lakukan riset simple, mudah namun tetap power full.

Misalnya dengan mencari berdasarkan kolom pencarian Google, hal ini cukup Anda ketikan kata kunci yang ingin di target lalu cari beberapa website terkait yang sudah membahas kata kunci tersebut, tinggal Anda baca dan modifikasi degan beberapa sumber lainnya. Saya tidak menyarankan Anda untuk meniru persis namun menyadur atau mengolahnya ulang dengan gaya tulisan berbeda dan tentunya unik dan lolos dari copy paste.

2. Menulis artikel dengan isi yang padat tidak berbelit-belit

Hal satu ini terkait user experience / pengalaman pengguna dalam membaca konten yang Anda suguhkan, banyak artikel yang muter-muter isinya tidak langsung fokus ke topik pembahasan. Hal ini akan membuat pembaca jenuh dan malas membaca artikel yang berimbas page view halaman Anda rendah. Tentunya hal ini tidak bagus untuk traffic website. Sebuah artikel yang ditulis dengan baik akan menarik pengunjung untuk selalu membaca semua artikel yang berada si halaman website Anda. Dan ketika pengunjung website sudah banyak, memungkinkan pengiklan yang ingin menggunakan halaman website Anda untuk beriklan.

Dan tentunya perhatian khusus dari Google, menjadikan website Anda teranking dengan baik dan natural tanpa harus mengurus backlink yang terkadang tidak berkualitas tanpa memperdulikan konten dalam sebuah website.

3. Tulis / bahas topik yang menarik

Banyak penulis yang mengangkat info yang tidak informatif, alhasil artikel yang diterbitkan tidak memiliki daya tarik terhadap pengunjung pembaca blog / website tersebut. 

Terlalu sibuk memikirkan kata kunci yang akan di bahas dalam sebuah konten / artikel, terkadang melupakan apa yang sebenarnya ingin di berikan dalam sebuah artikel. Dan penulis lupa bahwa siapa pun target pembacanya mereka adalah manusia, yang jelas memiliki emosi dan sisi psikologis yang hal ini sangat dipengaruhi dari struktur tulisan itu sendiri.

Yang perlu di garis bawahi, Anda saat ini menulis tidak hanya untuk algoritme Google tapi juga untuk orang-orang yang mengunjungi website Anda. Kuncinya, berikan informasi apa yang sekiranya tidak di dapatkan di website lainnya.

4. Buat artikel panjang agar memuat informasi lebih luas

Jika membandingkan tulisan yang hanya menyajikan 100 kata dengan 1000 kata pastinya akan lebih menarik yang 1000 kata bukan? Tentunya informasi yang di berikan akan lebih banyak dan pengunjung / pembaca akan lebih terbantu oleh tulisan yang Anda buat.

Mesin pencari seperti Google, cenderung preferensi pada website yang terdapat artikel panjang, setidaknya minimal 500 kata dan maksimal tidak terbatas ( sesuai kebutuhan ). Penelitian menunjukkan mesin pencari cenderung menyukai konten yang di kupas mendalam setidaknya 2000 kata. Semakin baik user experience / pengalaman pengguna, maka mampu menurunkan bouncing ( persentase pengunjung meninggalkan website / blog setelah membuka sebuah halaman ). 

5. Lakukan analisis berkala menggunakan Google Analytics

Untuk memaksimalkan kinerja SEO dalam sebuah konten, bukan berarti ketika sesudah menulis, posting lalu abaikan. Pastikan bahwa bouncing rate pada artikel terkait baik, Anda bisa memantaunya menggunakan Google analytics. Menurut team SEMrush, betah nya pengunjung di sebuah halaman website sangat dipengaruhi pada kepadatan kata kunci yang di berikan pada setiap artikel.

Jika situs Anda memiliki rasio bouncing tinggi, itu berarti pengunjung tidak lama ketika membuka sebuah halaman dalam website Anda. Salah satu sebabnya mungkin dari kurang optimalnya kata kunci yang ditargetkan dari hasil riset awal penulisan.

Namun banyak hal yang menyebabkan bouncing tinggi, seperti pop-up, penempatan iklan yang mengganggu, penempatan gambar yang tidak tepat, loading halaman yang berat, desain halaman yang jelek. 

Menulis artikel SEO bukan hanya menyusun kata-kata dalam sebuah halaman situs, namun keindahan desain halaman juga mempengaruhi betah nya pengunjung untuk bertahan dalam sebuah halaman situs.

6. Sertakan hyperlink dalam artikel

Hyperlink adalah link ke halaman web / antar halaman lainnya yang relevan, Adan dapat menyoroti kata atau frase dan tautan dengan halaman yang sudah ditentukan. Pastikan tulisan yang ditautkan relevan, agar bisa saling menguatkan antar halaman dalam sebuah website.

7. Masukan kata kunci pada subheading

Subheading sering di abaikan orang saat menulis artikel, padahal hal ini sangat membatu untuk pembaca dalam menemukan inti isi sebuah tulisan. Hal ini yang membuat pembaca betah dalam sebuah halaman, karena adanya subheading yang baik, jangan sekadar pasang kata kunci dalam subheading, namun tetap perhatikan susunan kata yang menarik. Tidak hanya itu, mesin pencari seperti Google juga memindai artikel berdasarkan subheading yang terdapat frase kata kunci di dalamnya.

8. Perbaiki strategi optimalisasi search engine dengan menggunakan frase kata kunci setiap 125-150 kata

Jangan membuat strategi yang salah ketika menyusun sebuah artikel SEO, banyak penulis pemula salah dalam penerapan kata kunci dalam sebuah artikel. Bila Anda menggunakan frase kata kunci di artikel terlalu sering, mesin pencari Google berasumsi bahwa ini Spam.

Jadi ideal penempatan sebuah kata kunci dalam setiap artikel paling efektif adalah setiap 125-150 kata.

9. Masukan kata kunci pada awal paragraf pertama dan BOLD

Jika sudah menerapkan strategi no.8 sebelumnya, dengan menyusun peletakan kata kunci di dalam sebuah artikel, point selanjutnya pastikan ada kata kunci / keyword dalam awal paragraf artikel. Hal ini akan membantu memudahkan Google untuk memindai artikel melalui kata kunci yang Anda sematkan dan tambah dengan BOLD untuk memberikan penekanan dalam kata kunci terkait.

10. Pasang gambar relevan dan isi Alt Text

Saat ini google dalam memindai sebuah artikel, berdasarkan gambar yang relevan dan terdapat Alt Text di dalamnya, sistem kerja pencarian Google seperti di Pinterest, ketika seseorang mengklik gambar dari hasil pencarian maka akan diarahkan ke halaman web terkait. Hal ini akan membantu menaikan ke halaman pertama google untuk niche relevan dalam gambar tersebut.

11. Gunakan italic atau bold dalam kata kunci

Hal ini bisa Anda terapkan dalam setiap 150 kata saja, untuk mendapatkan penekanan dalam kata kunci tersebut, google menyorot frase kata kunci dengan huruf miring dan bold.

12. Berikan kata kunci dalam akhir artikel

Seperti halnya menyertakan frase kata kunci pada awal artikel, lakukan hal yang sama untuk akhir artikel Anda. Ibarat sebuah burger, artikel SEO memiliki 3 lapis utama judul sebagai roti paling atas, subheading adalah dagingnya dan roti paling bawah adalah kata kunci yang diberikan dalam akhir artikel. 

Jika Anda ingin mendapatkan kualitas konten sesuai pembahasan artikel diatas, bisa hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar